Yearly Archives:2013

Byadmin

Rapat Anggota Tahunan (RAT) KE-IV

Koperasi Kredit Sejahtera Mandiri mengadakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-IV pada tanggal 27 Januari 2013 di RM Taruko Jaya III di Dusun Masgar Kota Agung Kecamatan Tegineneng.

Acara tersebut dihadiri oleh para anggota koperasi serta para tamu undangan yang akan merumuskan program kerja koperasi serta menyimak laporan pertanggung jawaban pengurus dan pengawas koperasi.

Beberapa tamu undangan yang hadir di antaranya adalah:

1. Pengurus Puskopdit “Caraka Utama” Lampung
2. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Penanaman Modal
3. Camat Kecamatan Tegineneng
4. Kapolsek Tegineneng

Beberapa keputusan yang diambil pada RAT Ke-IV Kopdit Sejahtera Mandiri adalah:
1. Akan ditambah lagi produk baru yaitu “SIRAYA” Simpanan Hari Raya.
2. Direncanakan akan dibukanya unit Koperasi Syariah.
3. Perbaikan sistem IT untuk menunjang operasional Koperasi.

Byadmin

Tips Membuka Usaha Bengkel Motor Untuk Pemula

Anda mungkin sudah bosan menjadi pegawai yang selalu diperintah si bos atau mungkin anda baru lulus sma/kuliah dan belum tahu mau bekerja di mana. Kenapa harus bingung untuk memulai usaha baru atau sibuk mencari kerja..Sebaiknya anda membuka usaha sendiri dan memulai menjadi seorang Pengusaha perbengkelan..

Mengingat penjualan sepeda motor yang semakin meningkat, maka usaha membuka bengkel motor, toko sparepart dan toko accessories motor, dapat menjadi salah satu pilihan untuk berinvestasi. Read More

Byadmin

Rapat Anggota Tahunan Koperasi

Rapat anggota merupakan kekuasaan tertinggi di tata kehidupan koperasi yang berarti berbagai persoalan mengenai suatu koperasi hanya ditetapkan dalam rapat anggota. Di sini para anggota dapat berbicara, memberikan usul dan pertimbangan, menyetujui suatu usul atau menolaknya, serta memberikan himbauan atau masukan yang berkenaan dengan koperasi. Rapat Anggota Tahunan (RAT) diadakan paling sedikit sekali dalam setahun, ada pula yang mengadakan dua kali dalam satu tahun, yaitu satu kali untuk menyusun rencana kerja tahun yang akan datang dan yang kedua untuk membahas kebijakan pengurus selama tahun yang lampau. Sebagai pemegang kekuasaan tertinggi dalam koperasi, rapat anggota mempunyai wewenang yang cukup besar. Wewenang tersebut misalnya:

  1. Menetapkan anggaran dasar koperasi;
  2. Menetapkan kebijakan umum koperasi;
  3. Menetapkan anggaran dasar koperasi;
  4. Menetapkan kebijakan umum koperasi;
  5. Memilih serta mengangkat pengurus koperasi;
  6. Memberhentikan pengurus; dan
  7. Mengesahkan pertanggungjawaban pengurus dalam pelaksanaan tugasnya.
Pada dasarnya, semua anggota koperasi berhak hadir dalam rapat anggota. Namun, bagi mereka yang belum memenuhi syarat keanggotaan, misalnya belum melunasi simpanan pokok tidak dibenarkan hadir dalam rapat anggota. Ada kalanya mereka diperbolehkan hadir dan mungkin juga diberi kesempatan bicara, tetapi tidak diizinkan turut dalam pengambilan keputusan. Keputusan rapat anggota diperoleh berdasarkan musyawarah mufakat. Apabila tidak diperoleh keputusan dengan cara musyawarah, maka pengambilan keputusan berdasarkan suara terbanyak di mana setiap anggota koperasi memiliki satu suara. Selain rapat biasa, juga dapat menyelenggarakan rapat anggota luar biasa, yaitu apabila keadaan mengharuskan adanya keputusan segera yang wewenangnya ada pada rapat anggota. Rapat anggota luar biasa dapat diadakan atas permintaan sejumlah anggota koperasi atau atas keputusan pengurus. Penyelenggara rapat anggota yang dianggap sah adalah jika koperasi yang menghadiri rapat telah melebihi jumlah minimal (kuorum). Kuorum rapat anggota meliputi setengah anggota ditambah satu (lebih dari 50%). Jika tidak, maka keputusan yang diambil dianggap tidak sah dan tidak mengikat.

Hal yang dibicarakan rapat anggota tahunan

  1. Penilaian kebijaksanaan pengurus selama tahun buku yang lampau.
  2. Neraca tahunan dan perhitungan laba rugi.
  3. Penilaian laporan pengawas
  4. Menetapkan pembagian SHU
  5. Pemilihan pengurus dan pengawas
  6. Rencana kerja dan rencana anggaran belanja tahun selanjutnya
  7. Masalah-masalah yang timbul